Materi 7 Teknik Pengambilan Keputusan yang Baik
Pengertian
Pengambilan Keputusan
Pengambilan
keputusan adalah proses memilih satu tindakan dari beberapa pilihan yang ada.
Setiap keputusan memiliki dampak, baik dalam jangka pendek maupun jangka
panjang, sehingga penting untuk memahami dan mempertimbangkan setiap pilihan
secara matang.
Mengapa penting?
- Membantu menyelesaikan
masalah.
- Menghindari penyesalan atas
keputusan yang diambil.
- Meningkatkan kemandirian dan
rasa tanggung jawab.
Langkah-Langkah
Pengambilan Keputusan yang Baik
Ada beberapa
tahapan dalam pengambilan keputusan yang baik, yang melibatkan identifikasi
masalah hingga mengevaluasi hasil keputusan:
- Identifikasi Masalah
Langkah pertama adalah memahami dengan jelas apa masalah atau situasi yang
membutuhkan keputusan. Siswa diajak untuk berpikir kritis dalam
mengidentifikasi akar masalah, bukan hanya gejalanya.
- Mengumpulkan Informasi
Setelah masalah diidentifikasi, siswa perlu mengumpulkan informasi yang
relevan untuk membantu mereka membuat keputusan. Informasi ini dapat
berupa fakta, pendapat orang lain, atau pengalaman sebelumnya.
- Mengevaluasi Pilihan
Di sini, siswa diajarkan untuk mempertimbangkan berbagai alternatif atau
solusi yang tersedia. Setiap alternatif harus dianalisis dari segi
kelebihan dan kekurangannya.
- Membuat Keputusan
Setelah mempertimbangkan berbagai alternatif, siswa harus memilih solusi
terbaik yang sesuai dengan situasi yang dihadapi. Penting untuk memastikan
bahwa keputusan yang diambil didasarkan pada logika dan informasi yang
jelas.
- Melaksanakan Keputusan
Tahap ini melibatkan tindakan nyata dari keputusan yang sudah diambil.
Siswa perlu memahami bahwa membuat keputusan saja tidak cukup; mereka
harus bertanggung jawab atas tindakan mereka.
- Evaluasi Hasil
Setelah keputusan dilaksanakan, siswa perlu mengevaluasi hasilnya. Apakah
keputusan tersebut berhasil menyelesaikan masalah? Jika tidak, siswa dapat
belajar dari pengalaman tersebut untuk pengambilan keputusan di masa
mendatang.
Keterlibatan Anak
Berkebutuhan Khusus (ABK)
Dalam skenario
ini, ABK dilibatkan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka.
Media visual, seperti gambar, diagram, atau video, digunakan untuk mempermudah
pemahaman mereka terhadap materi.
Contoh adaptasi
untuk ABK:
- Menggunakan Gambar:
ABK dapat diberikan gambar-gambar situasi sederhana untuk membantu mereka
memahami skenario pengambilan keputusan.
- Pendampingan Individu:
Guru atau asisten memberikan bimbingan ekstra bagi ABK dalam proses
diskusi kelompok dan role play.
- Instruksi Bertahap:
Instruksi untuk ABK disederhanakan dan diberikan secara bertahap, sehingga
mereka dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih baik.
Keterampilan
Berpikir Kritis dan Problem Solving
Materi ini juga
mengajarkan siswa tentang pentingnya berpikir kritis dan problem
solving dalam pengambilan keputusan. Mereka dilatih untuk tidak
terburu-buru dalam mengambil keputusan, melainkan untuk menganalisis masalah
dengan baik dan mempertimbangkan setiap alternatif yang ada.
Teknik Pengambilan
Keputusan dalam Kehidupan Sehari-hari
Setelah memahami
tahapan pengambilan keputusan, siswa diajak untuk mempraktikkannya dalam
kehidupan sehari-hari. Beberapa contoh situasi yang bisa mereka hadapi, antara
lain:
- Memilih antara belajar atau
bermain.
- Mengambil keputusan dalam
pertemanan, seperti menyelesaikan konflik dengan teman.
- Membuat keputusan dalam
situasi keluarga, seperti membantu orang tua atau melakukan aktivitas
pribadi.
Pentingnya
Melibatkan Emosi Positif
Siswa juga
diajarkan bahwa dalam pengambilan keputusan, penting untuk menjaga emosi tetap
stabil. Ketika emosi tidak terkontrol, keputusan yang diambil sering kali tidak
rasional. Oleh karena itu, siswa dilatih untuk tidak membuat keputusan saat
mereka sedang marah, cemas, atau sangat gembira.
Praktik Melalui
Role Play dan Diskusi Kelompok
Melalui kegiatan
diskusi kelompok dan role play, siswa dapat mempraktikkan apa yang telah mereka
pelajari. Dalam kelompok, siswa berdiskusi mengenai situasi-situasi yang
memerlukan keputusan, kemudian mereka memerankannya dalam bentuk role play.
Siswa berkebutuhan khusus juga diberikan kesempatan untuk berpartisipasi aktif
sesuai dengan kemampuan mereka. Misalnya, mereka bisa menunjukkan gambar atau
memberikan respon sederhana saat diminta.
Refleksi
Pengalaman
Pada akhir sesi,
siswa diminta untuk merefleksikan pengalaman pengambilan keputusan mereka, baik
dalam kegiatan di kelas maupun kehidupan sehari-hari. Refleksi ini membantu
siswa memahami pentingnya proses berpikir yang matang sebelum mengambil
tindakan.
Penilaian
Guru akan menilai
pemahaman siswa melalui:
- Keaktifan dalam Diskusi:
Mengamati keterlibatan siswa dalam diskusi kelompok, termasuk ABK.
- Kreativitas dalam Role Play:
Menilai bagaimana siswa mempraktikkan langkah-langkah pengambilan
keputusan melalui role play.
- Refleksi:
Mengukur seberapa dalam siswa memahami materi melalui refleksi atau tugas
akhir yang diberikan.
Kesimpulan
Materi pengambilan
keputusan ini membekali siswa dengan keterampilan penting yang akan mereka
butuhkan dalam menghadapi berbagai situasi di masa depan. Melalui kegiatan yang
terstruktur, inklusif, dan interaktif, siswa belajar untuk mempertimbangkan
pilihan secara matang dan bertanggung jawab atas keputusan yang mereka buat,
sambil memberikan perhatian khusus kepada ABK agar mereka dapat belajar secara
optimal.
Klik disini untuk download materi:
1. Materi pdf : https://drive.google.com/file/d/10owc3CRFTlxPktaG2lIGQ4mrwNKw0Zbv/view?usp=drive_link
Kunjungi Medsos BK SahabatSeru, silahkan klik link berikut :
Telegram : https://t.me/+BUpJqKorXHZlYTJl
Instagram : https://www.instagram.com/bk_sahabatseru/
Facebook : https://www.facebook.com/hoofla.hoofla.7
Whatsapp : https://chat.whatsapp.com/BiGLuL5FblRGsNSjT8QC58
Tiktok : https://www.tiktok.com/@bksahabatseru
Join Channel WA BK SahabatSeru :
https://whatsapp.com/channel/0029Vae3iCRBA1epHNamTI0D


Comments
Post a Comment